Sabtu, 08 November 2014

Rangkaian kata-kata pendidikan....
Oleh Fitroh Resmi Hanum

Pendidikan Seumur Hidup (Long Life Education)

 

    Terus “belajar setinggi langit”. Itulah sebuah ungkapan, lebih tepatnya pesan dari orang tua kepada anak anaknya. Jika pencapaian sebuah pendidikan adalah sebuah langit yang tingginya tak terjangkau maka bermakna sama dengan ungkapan pesan tersebut bahwa belajar tidak mengenal berhenti. Selama manusia masih beragerak maka pendidikan harus selalu berjalan. Sebagai manusia yang memiliki potensi yang baik (fitrah) harus dikembangkan agar fitrah tersebut menjadi baik. Untuk mengubahnya menjadi baik dinamika itu ada pada pendidikan.
    Banyak pakar menyatakan tentang konsep pendidikan, yaitu pendidikan seumur hidup (long life education). Dengan kata lain pendidikan memiliki waktu mulai dan waktu berakhir. Pendidikan dimulai sejak masa kanak-kanak sampai tua. Konsep pendidikan seumur hidup bertumpu pada suatu kenyataan bahwa belajar itu harus secara kontinu. Orang yang tidak belajar seumur hidup maka nilai kemanusiaannya akan tercabut karena potensi yang dimilikinya akan terhenti sehingga martabat dan kualitasnya akan turun.   
   Belajar hendaknya dilakukan sejak dini. Bahkan pendidikan seumur hidup menetapkan pendidikan dimulai sejak anak masih berada dalam kandungan sampai meninggal dunia. Menuntut ilmu sejak anak dalam ayunan (semenjak masih dalam kandungan ibu) sampai ia meninggal dunia merupakan suatu kebutuhan umat muslim untuk memenuhi ajarannya. Proses keilmuannya akan berpengaruh terus hingga ia kembali kepada Allah dan akan dimintai pertanggungjawabannya.
    Menurut Islam pendidikan akan berakhir apabila seseorang telah meninggal dunia. Tetapi proses yang telah berlangsung dalam mencari ilmu tidak terbatas dan tiada akhir. Sebuah ilmu merupakan amal baik yang tidak akan terputus  walaupun seseorang sudah meninggal. Pendidikan dalam Islam tidak hanya berproses di dunia tetapi sesungguhnya di akhirat memiliki makna yang besar.
Pendidikan Islam merupakan sebuah amanah dan tanggung jawab setiap muslim, terutama orang tua terhadap anaknya.  Oleh karena itu menuntut ilmu hukumnya wajib, sebagaimana sabda Rasulullah SAW., baik ilmu agama maupun ilmu umum. Antara keduanya harus seimbang agar kita dapat memahami Islam secara keseluruhan dengan kedua ilmu tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar